Archive for August, 2005

bisa ku sentuh hatimu…???

Monday, August 29th, 2005

So_troublesome Katakan padaku

Katakan padaku…

Sajak puisi mengalir…

Sajak langit meretak..mengapa sepi jiwaku

Terasa baru bagai embun…

Terasa baru…

Burung rembang…membuka sayap

Daun-daun menjadi lebih redup

Aku lewat lagi berdayung di depanmu…

Kau siap lagi berdiri di tebing…

Katakan padaku…

Sajak mana menjelma…

Sajak maut menyentuh…mengapa sepi jiwaku

Terasa baru bagai embun

Terasa baru…

Semua pohon menjadi sepohon disamping mu..

Semua detik menjadi sedetik di matamu…

Sungai ini pun terasa betapa gemuruh…

Menyambut semarak api di bahumu…

Love_disbud *frankly speaking…this should be the poet which drifted me turn to world of poetry…actually its a melodic-poet sang by someone with name A.Ramli i guess… thnx to him for the most enchanting rhyme and drownin words…its now comforting somewhere deep in my soul and heart..please do stay longer than forever…

hujan yang senyum

Saturday, August 20th, 2005

Cinta_iniNada nada terangkai menjadi suatu melodi yang indah saat aku memasuki dunia itu untuk kesekian kali, tulisan-tulisan dari torehan hati dan fikirku begitu membuat aku sedar bahwa ada satu susuk manusia yang memiliki kepekaan dengan kehidupannya.

Keceriaan seorang manusia yang terbalut dengan romantisma melankoliknya, membuat hijaunya kehidupan tergambarkan dengan jelas dan menarik dalam dirinya. Hatinya terlalu hidup untuk seseorang yang merindukan kedamaian jiwa, dan semua tertulis dalam mata itu… terangkai menjadi suatu melodi yang menggetarkan hati lingkungan hampirnya.

kelmarin adalah hujan..hujan yang turut membasahkan hatiku menjadi tenang dan redup…sisi-sisi biru turut terpalit dipinggiran kocak akibat titisan hujan…hakikatnya aku masih insan yang bertuah diberikan peluang melalui jalan ini sekali lagi… sehembus kabus ribut yang tiba…aku mendongak melihat langit biru lagi….

Kalindamarita,
Tak sepasti musim dan waktu, rencana manusia kadang tak berjalan seperti harapan. Kita hanya bisa berkehendak dan berdoa. Selebihnya, Ia berkuasa di luar kita.
Tapi kamu tahu, sepasti musim dan waktu, aku mencintaimu. Selalu. Seperti matahari yang terus terbit mengawali hari dan terbenam demi malam, aku terus menemanimu. Sampai nanti, ketika ragaku tak lagi di dekatmu. Perasaanku padamu tak pernah berujung.
Jika aku boleh berharap,
Aku ingin terus berada di dekatmu, Kalin. Begitu banyak yang ingin kubagi denganmu. Terlalu banyak yang ingin kutunjukkan padamu.
Tapi kematian bukan pilihan.
Juga cinta.
Bagiku, keduanya adalah hidup.
Keduanya bukan pilihan.
Aku akan menjalaninya dengan ikhlas.
Kalaupun waktu tidak lagi bicara banyak, seluruh diriku akan terus mengatakannya kepadamu;
Bahwa aku
Selalu mencintaimu.

Lando.

…appLaud me when I run, consoLe me when I faLL, cheer me when I recover….

dunia pun takkan sebesar cinta…

Sunday, August 14th, 2005

PupusWithout enough rest I opened my eyes dgn semangat yg tak berapa menggunung this morning… even today is Sunday, my spirit still contract with that tangling things… how fiery and heavy that sensation towards my morning disbud… thus the breakfast contribute lots of inspiring thought at my beginning Sunday… when I look at the bread.. reminds me to wondering how Jalalludin Balkhi can made more than 5 couplets of poet, just being inspired by wheat and bread… and how he can expelled and translate the meaning of life just using a simple thing in daylife… maybe I should take his quote, sit and think…

Again..sorry to everybody…I made a lots of complaint above compliment this few weeks backwards.. inflict sadness and mislead towards peoples who care about me… *sigh*..

If I can… I would like to go back and fixed few things I messed-up few years ago… few things that dissociate me, myself and i… and I cant… limitation of qada’qadar had teach me to looks forward… come on zullll… u should learn and realize this… stop arguing and start thinking ya..

*semalam aku tgk kelip-kelip dekat belukar rumah aku..walau tak sebanyak 4 tahun lalu.. tapi cukuplah utk mendamaikan jiwa kusut masai… rindu dekat sahabat…dan si dia…

Bosannya hari ini….

Sunday, August 7th, 2005

though all too obvious… but still i cant explain, i lost all the words eventually, sorry to someone…sorry to everybody…

since im a pesimistic, its not odd if i pick the worst…

Pecundang Sejati - Dygta

dalam diam jiwaku
telah terluka memilikimu
karna ku takkan bisa
tuk selamanya menjadi cintamu
sesungguhnya hanya dirimu
tapi mereka tak mengerti
dan menentang cinta ku denganmu
ku tlah menyerah slamanya

dan mengakhiri kisah kita
meski air mata membunuhku
ku memang pecundang sejati
yang tak sanggup perjuangkan cinta
maafkan semua cintaku
ku meninggalkanmu
janganlah kau tanyakan
tentang janjiku yang pernah terucap
karna semua tlah nyata
kini diriku mengingkari

*ilustarsi ihsan sedara Zack yg ganteng bangetsss...
Dygta

*sama seperti hancurnya hati si Gibran di utara Lebanon..di tepi hutan pepohon pain..